Rabu, 19 Juni 2013

Cara Memperbaiki UPS Komputer Mati Total

BERAPA LAMA SAYA BISA MENGOPERASIKAN UPS ?
UPS sebagai pengaman perangkat elektronik ketika terjadi mati listrik (PLN) sering diaplikasikan untuk PC laptop, meski sebenarnya piranti ini juga bisa mengamankan piranti elektronik lainnya , seperti mesin fax, telphone, bahkan TV, Kulkas, dsb.

Prinsipnya UPS hanya berfungsi agar sumber tegangan listrik PLN mati mendadak, maka kita masih memiliki kesempatan untuk menggunakan perangkat elektronik tersebut sementara.

Beberapa UPS memiliki kekuatan daya pemakaian bervariasi. Yang saya gunakan ini memiliki kekuatan pemakaian sampai 20 jam jika piranti yang dihubungkan berdaya 60 Watt. Secara matematis , jika powersupply membutuhkan daya 450 Watt maka, otomatis UPS jika dalam performa normal hanya mampu beroperasi sekitar 2 jam -an saja.

KENAPA UPS TIBA-TIBA MATI TOTAL ?
Sebelum mati total, UPS biasanya menunjukkan gejala-gejala aneh, misalnya ;
1. Ketika sumber tegangan listrik PLN mati mendadak, UPS ikut mati.
    Umumnya , ketika listrik PLN mati, UPS tetap menyala, dan mengeluarkan bunyi beep berulang-ulang. Indikator LED akan berpindah dari "Normal" menjadi "Battery", yang artinya sumber tegangan listrik saat ini adalah dari yang disimpan oleh UPS.
2. Ketika UPS dalam kondisi mati, kemudian akan dipakai ( dinyalakan ), lampu LED tidak mau menuju "Normal", berhenti di "Battery" , lalu berpindah ke LED "Unusual". Meski setelah dicoba berulang-ulang akhirnya mau "Normal" juga dan bisa dioperasikan.
3. Pada saatnya, UPS tidak mau dinyalakan sama sekali, hanya berhenti di LED "Battery" , bunyi beep lama terjadi berulang ulang hingga akhirnya mati. Biasanya kita lalu charging UPS tersebut ke stop kontak dan membiarkannya begitu lama. Namun biasanya yang terjadi adalah UPS malah menjadi mati total, dan tidak mau dinyalakan sama sekali.

APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN ?
Ini adalah contoh UPS yang saya gunakan untuk kepentingan mengoperasikan 1 unit PC.


UPS ini mengalami trouble seperti yang sedang kita bicarakan. ketika power ditekan untuk menghidupkan, UPS tidak menunjukkan reaksi apapun.


Pada gambar diatas, seharusnya ketika UPS saya tekan tombol power (nyalakan), maka akan bereaksi signal LED secara berurutan mulai dari "Battery" lalu naik menuju ke "Normal".

Untuk memastikan apa penyebab dari kerusakan ini,maka kita cek terlebih dahulu Fuse ( sekering / pengaman / pemutus arus) dari UPS yang terletak di bagian belakang desain body UPS.






Jika tembaga FUSE tidak putus, maka dipastikan , penyebabnya pasti yang berhubungan dengan circuit board ataupun piranti penyimpan arusnya.

PILIH CARA TERMUDAH TERLEBIH DAHULU KETIKA MEMPERBAIKI KERUSAKAN
Prinsip dasar dari rangkaian UPS adalah rangkaian converter, rechargeable battery dan inverter. Arus listrik AC dari PLN perlu diubah menjadi arus searah (DC) agar dapat disimpan didalam battery ( penyimpan listrik), lalu diubah kembali oleh battery menjadi arus bolak balik ( AC) 220V agar dapat mensuplay tegangan piranti elektronik yang menggunakan arus AC. Untuk piranti elektronik yang menggunakan arus DC, produsen UPS sudah menyediakan slot khusus.

Jika UPS mati total, maka kemungkinan termudah adalah tidak adanya atau lemahnya tegangan yang mensupply sistem rangkaian elektroniknya, sehingga ketika tombol power dinyalakan, tidak ada reaksi apapun. Maka hal ini bisa terjadi karena battery-nya sudah tidak berfungsi dengan baik ( drop / soak / mati total   *** sesuai dengan gejala awal yang sudah disebutkan di point diatas).

Namun sebelum berkeputusan menggantinya battery lama dengan battery baru maka perlu dilakukan test battery dengan multitester untuk mengetahui kondisi battery.


MELEPAS BATTERY CHARGER UPS


UPS yang sama gunakan pada posting ini adalah PrimaTech. Untuk membongkar chassingnya cukup mudah, hanya dengan membuka 3 baut "+" kecil yang ada di bagian bawah dan belakang desain body.






Setelah ketiga baut terlepas maka, tarik chasing perlahan dari depan ke belakang , ikuti alurnya, dan jangan dipaksakan, cermati dengan teliti. Jika ada ganjalan maka cermati apa yang mengganjalnya,. Namun untuk UPS merk yang saya gunakan cukup simpel. Cukup ditarik ke belakang saja, maka chasing terlepas.




Untuk proses selanjutnya, silahkan anda baca posting yang berkaitan dengan ini. Karna saatnya makan siang tiba, saya maem dulu yah....hehehehehe....

11 komentar:

  1. Tutorialnya komplit. Mantap sob, sayang aku gak punya ups aku pake stavol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke brada, nanti yang stavolt aku posting deh, kebetulan kemaren habis benerin stavolt Jepang, mati total brow.

      Hapus
  2. ups saya gak bisa hidup lagi setelah terkena petir,,,apa yg harus saya lakukan,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg anda lakukan cukup mudah ambil kontak mtr anda lalu starter mtr anda dan jlnkan untk menuju toko elektronik;beli yg baru hehheheeeeee kidding

      Hapus
  3. postingannya bagus, tapi ga ada solusinya. payah...

    BalasHapus
  4. "yg anda lakukan cukup mudah ambil kontak mtr anda lalu starter mtr anda dan jlnkan untk menuju toko elektronik;beli yg baru hehheheeeeee kidding"

    Jawaban yang paling "goblok" dari seorang admin blog yg pernah aku baca !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg lebih goblok lg anda,,yg jawab itu bukan adminya..lol

      Hapus
  5. wah boleh ane coba tu...priksa sekringnya siapa tau aja py gue putuss. thanks

    BalasHapus
  6. yang goblok kalian semua pada komen

    BalasHapus